5 TANTANGAN IBU MENYUSUI

February 3, 2016

 

Meski menyusui adalah aktivitas yang penting, namun selama proses pemberian ASI terkadang para ibu mengalami berbagai masalah yang bisa mengganggu kenyamanan menyusui.

  • Payudara bengkak

Pembengkakan pada payudara umumnya mengakibatkan payudara terasa nyeri dan kencang. Hal ini dikarenakan produksi ASI terlalu banyak dan tidak segera dikeluarkan sehingga terbendung. Untuk mengatasinya, ASI perlu dipompa keluar. Payudara juga harus dikompres dengan air hangat. Pijat-pijat memutar bagian payudara dengan minyak telon untuk meredakan nyeri.

 

  • Putting lecet

Putting susu yang lecet bisa diakibatkan oleh banyak faktor seperti:

1. Pemakaian alkohol atau sabun yang membuat puting kering dan iritasi

2. Posisi yang salah saat menyusui karena mulut bayi tidak menjangkau areola. Hisapan ini menimbulkan rasa nyeri.

3. Kurang berhati-hati saat menghentikan bayi untuk menyusu sehingga terjadi gesekan antara kulit sekitar puting dan mulut bayi.

 

Permasalahan puting lecet bisa dihindari dengan cara:

1. tidak membersihkan puting dengan alkohol atau sabun yang menyebabkan kulit kering dan iritasi.

2. Melepas hisapan bayi dengan cara memasukkan jari kelingking ibu ke mulut bayi atau menekan dagu bayi. Perlu diingat, jari ibu harus bersih ya.

3. Mengurangi frekuensi menyusui dengan puting yang masih nyeri serta merubah posisi menyusui agar nyaman.

 

  • Air susu kurang

Kurang tidaknya asupan ASI untuk si bayi didasarkan pada berat badan bayi. Apabila berat bayi tidak bertambah setelah 4 atau 6 bulan, kemungkinan besar ASI yang diberikan kurang. Oleh karena itu, bayi memerlukan tambahan asupan gizi seperti susu formula. ASI yang kurang juga bisa terjadi saat bayi terus menerus menangis dan ingin menyusu.

Untuk memperbanyak asupan ASI, bunda harus menjaga asupan makan bunda dan juga dapat melakukan pijetan kepada payudara ataupun memilih suplemen tertentu (oatmeal, wortel, kacang-kacangan , adas) yang dapat meningkatkan ASI. 

 

  • Putting susu rata atau tertarik ke dalam

Beberapa kelainan anatomis menyebabkan puting susu rata atau tertarik ke dalam sehingga sulit dihisap oleh mulut bayi. Apabila hal ini terjadi, sangat dianjurkan untuk memompa ASI dengan pompa atau tangan lalu disendokkan pada bayi atau dapat menggunakan cup feeder untuk memberikan asi ke mulut bayi. Kelainan ini sebenarnya bisa dideteksi saat masih dalam masa kehamilan dan dapat diatasi dengan cara mengurut puting dengan dua jari telunjuk.

 

 

  • Mastitis

Mastitis merupakan infeksi yang umum terjadi karena tumpukan ASI di payudara yang tidak segera ditangani. Alhasil, payudara membengkak dan gejala awal ditandai dengan puting memerah dan nyeri bahkan beberapa kasus disertai demam. Dokter akan memberikan antibiotik bagi ibu yang mengalami mastitis dan disarankan untuk berhenti menyusui sementara waktu dengan payudara yang sakit tersebut.

 

 

Dengan mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh ibu menyusui, Anda tak lagi panik dan bisa menghadapinya. Selamat Breastfeeding Bunda! 

 

 

 

Little Baby

 

 

 

 

 

 

Please reload

Featured Posts

Nano Ice Gel Antibakteri- Aman dan Tahan Lama

August 3, 2015

1/2
Please reload

Recent Posts

March 14, 2016

February 19, 2016

February 3, 2016