Apakah BPA Pada Plastik??

February 19, 2016

Moms, seringnya kita melihat tulisan ataupun lambang BPA Free yang tertera pada produk bayi kita. Namun, apakah sebenarnya BPA Free itu? Apakah dampaknya jika kita menggunakan barang yang mengandung BPA? Yuk simak penjelasannya:

 

Apa itu BPA Free?

 

Ada banyak produk dengan bahan plastik yang ditemui di pasaran. Plastik menjadi salah satu kemasan yang ringan tidak mudah pecah serta praktis, apalagi harganya pun relatif murah dibandingkan kemasan lain. Namun sayangnya, benefit plastik ini tidak disertai dengan sifatnya yang ‘tidak ramah lingkungan’. Oleh karena itulah, saat ini ada banyak wadah plastik, termasuk botol susu yang diberi label BPA-free pada kemasannya. Apakah sebenarnya BPA free itu?

BPA merupakan singkatan dari Bisphenol A – bahan yang digunakan untuk membuat plastik polikarbonat. Plastik polikarbonat sering ditemui dalam bentuk botol air, tempat menyimpan makanan serta bentuk kemasan plastik lain yang ada di pasaran.

 

Menurut Food and Drugs Association, ada beberapa akibat serius yang ditimbulkan oleh paparan BPA pada bayi. Contohnya, perubahan perilaku, kesehatan otak menurun, prostat dan lain sebagainya. Studi yang dilakukan terhadap kemasan mengandung BPA ini, bila dipanaskan akan terurai dan masuk ke makanan atau minuman yang ditempatkan di dalamnya. Ada banyak resiko kesehatan yang disebabkan, termasuk infertilitas dan kanker. Untuk anak-anak, permasalahan menjadi lebih besar bila terpapar bahan kimia tersebut meski akibatnya tidak langsung terlihat. Untuk itu, pemilihan kemasan yang aman bagi kesehatan sangat disarankan.

 

Lalu, apa yang dimaksud dengan kemasan BPA-free?

 

Bila sedang berada di pusat perbelanjaan, ada banyak peranti plastik yang berlabel BPA-Free. Stiker ini ditempel untuk menginformasikan para pembeli bahwa produk tersebut bebas dari kandungan Bisphenol A yang membahayakan itu.

Kemasan BPA free memungkinkan wadah makanan atau botol untuk digunakan berkali-kali serta aman saat terkena eksposur panas. Maka dari itu, botol susu berlabel BPA-free sangat dianjurkan oleh banyak pakar kesehatan.

 

Para ibu juga dapat meminimalisir paparan BPA dengan cara:

  • Mengurangi konsumsi makanan kaleng karena lapisan kaleng umumnya mengandung BPA.

  • Selalu memilih produk berlabel BPA-free yang artinya, produk tersebut telah terjamin keamanannya. Plastik BPA Free juga dapat di lihat umumnya dibawah botol dengan lambang nomer 5 atau berbahan PP (Polypropylene). Umumnya botol tidak keras dan tidak mengkilat atau tidak jernih.

  • Menghindarkan kemasan plastik dari paparan panas seperti microwave karena plastik bisa terurai dan kandungan BPA bisa mengkontaminasi makanan.

  • Gunakan kemasan berbahan kaca, stainless steel, atau porselen sebagai alternatif.

  • Hindari penggunaan plastik ber nomerkan #7 (Polycarbonat).

  • Jangan menggunakan plastik yang sudah kusam atau rusak.

 

Mulai saat ini, hindarilah konsumsi dengan kemasan plastik yang tidak memiliki lambang BPA Free atau kaleng serta pastikan pula agar wadah plastik Anda sudah BPA-free.

 

Please reload

Featured Posts

Nano Ice Gel Antibakteri- Aman dan Tahan Lama

August 3, 2015

1/2
Please reload

Recent Posts

March 14, 2016

February 19, 2016

February 3, 2016