ASI VS Susu Formula

March 14, 2016

ASI  VS. SUSU FORMULA

 

Banyak yang mempertanyakan, apa perbedaan dan manfaat susu ASI dibandingkan dengan susu formula. Tentu ada banyak perbedaan antara susu formula dan ASI. Apa saja itu?

 

 

Suhu ASI Selalu Tepat

 

ASI selalu memiliki suhu yang tepat kapan saja dimana saja. Maka dari itu, ASI bisa diberikan pada bayi kapan saja tanpa khawatir susu akan basi. Lain halnya susu formula yang dibuat di dalam botol, suhunya harus tepat dan cara menyiapkannya pun harus memenuhi syarat kebersihan. Bila tidak, akan menimbulkan bakteri yang bisa masuk kapan saja dalam tubuh bayi.

 

 

ASI Mengandung Protein yang Mudah dicerna Daripada Susu Formula

 

ASI memiliki kandungan protein yang mudah dicerna oleh bayi. Pencernaan bayi yang baru lahir belum benar-benar sempurna sehingga protein pada ASI cukup aman untuk diberikan kapan saja saat bayi lapar dan ingin disusui. Lain halnya dengan ASI, susu formula memilki protein kasein yang agak sulit dicerna oleh bayi sehingga bayi bisa memiliki resiko terkena alergi bahkan diabetes.

 

 

ASI Memiliki Kandungan Asam Lemak DHA yang Cukup

 

Asam lemak DHA sangat penting bagi tumbuh kembang si bayi terutama untuk mata, otak serta pembuluh darah. Kandungan DHA dalam ASI mampu mencukupi kebutuhan serta mampu diserap dengan baik oleh bayi. Sedangkan DHA pada susu formula bisa berlebihan dan malah membahayakan metabolism tubuh si bayi.

 

 

Zat besi ASI dapat dicerna hingga 50%

 

Kandungan zat besi pada ASI dapat dicerna oleh bayi hingga 50% sedangkan susu formula hanya bisa dicerna hingga 10%. Padahal zat besi sangat penting untuk perkembangan otak dan menghindarkan bayi dari anemia.

 

 

ASI Mengurangi Resiko Obesitas

 

Bayi yang diberi ASI, lebih mudah untuk mengontrol asupan susu mereka karena mereka harus bekerja keras menghisap puting susu saat lapar. Setelah merasa kenyang, bayi akan berhenti menyusu dengan sendirinya. Lain halnya bila bayi meminum susu formula dari botol. Bayi menjadi pasif dan akan berhenti minum saat susu dalam botol habis, bukan saat merasa kenyang. Hal ini juga dapat memicu obesitas.

 

Dikutip dari BabyCenter.com, ada perbedaan kentara pada bayi yang diberi susu formula dan bayi yang full ASI. Bayi yang diberi ASI lebih cepat mengalami perkembangan di tiga bulan pertama namun setelah satu tahun, rata-rata bayi yang diberi ASI ekslusif lebih ringan dibandingkan dengan bayi yang mengkonsumsi susu formula. Lalu apakah berbahaya? Tentu tidak. Justru para ahli kesehatan menyarankan agar bayi berumur satu tahun tidak terlalu gemuk karena akan memiliki resiko tekanan darah tinggi bahkan diabetes saat mereka sudah besar nanti.

 

Please reload

Featured Posts

Nano Ice Gel Antibakteri- Aman dan Tahan Lama

August 3, 2015

1/2
Please reload

Recent Posts

March 14, 2016

February 19, 2016

February 3, 2016